Pacitan, 28 Agustus 2025 – Asosiasi Wali Santri At-Tarmasie (AWSAT) menggelar rapat rutin dengan para pengurus harian. Pertemuan ini difokuskan untuk mematangkan persiapan acara tahunan, yaitu Pertemuan Wali Santri Baru. Acara penting tersebut rencananya akan diadakan pada 10 September 2025 di halaman Masjid Perguruan Islam Pondok Tremas. Rapat ini menjadi penanda keseriusan pengurus AWSAT dalam berkhidmah, memastikan transisi santri baru berjalan lancar dan nyaman.
Sebelum rapat dimulai, Ketua AWSAT terlebih dahulu sowan dan konsultasi kepada Pengasuh Perguruan Islam Pondok Tremas, KH. Lukman Hakim Harist Dimyathi. Dalam pertemuan yang penuh keakraban ini, Kiai Lukman menyampaikan apresiasinya terhadap langkah-langkah proaktif AWSAT dalam membersamai pondok. Beliau berpesan agar AWSAT tetap fokus pada pengadaan mebeler (kursi) untuk melengkapi sarana dan prasarana pondok, serta berupaya mencari terobosan baru untuk memperluas ruang kemaslahatan yang lebih lebar.
Menanggapi arahan tersebut, Ketua AWSAT, Dr. Mukodi, M.S.I., menegaskan komitmennya. Ia menyatakan bahwa para pengurus akan berupaya semaksimal mungkin untuk berkhidmah, demi kenyamanan para santri selama menuntut ilmu. “Kami akan memastikan para santri bisa belajar dengan lancar dan tuntas,” ujar Dr. Mukodi. Pernyataan ini menunjukkan bahwa AWSAT tidak hanya sekadar perkumpulan, melainkan mitra strategis bagi pondok dalam mewujudkan visi pendidikan yang holistik.
Rapat yang dipimpin langsung oleh Dr. Mukodi, M.S.I., berlangsung dengan hidmat dan efisien. Hadir dalam rapat tersebut Sekretaris Ust. Munawan, S.Pd.I., dan Wakil Sekretaris Ust. Moch. Anhar. Jajaran bendahara, Ust. Tiyarso Yusuf dan Ustadzah Muhibbah Fatati, juga turut hadir memastikan semua agenda terlaksana dengan baik. Kehadiran seluruh pengurus inti ini menunjukkan soliditas organisasi dan kesiapan mereka dalam menyambut kedatangan wali santri baru dari berbagai pelosok nusantara.
Pertemuan Wali Santri Baru pada 10 September 2025 nanti bukan sekadar agenda seremonial, melainkan menjadi jembatan penting bagi orang tua untuk lebih memahami sistem dan tata tertib pesantren. Utamanya, wahana silaturahmi wali santri baru dengan para masyayich Perguruan Islam Pondok Tremas. Acara ini diharapkan dapat membangun sinergi yang kuat antara wali santri dan pihak pondok. Dengan kolaborasi yang baik, lingkungan belajar yang kondusif akan tercipta, memastikan setiap santri mendapatkan dukungan penuh untuk meraih keberkahan ilmu.
Dengan diselesaikannya rapat ini, setiap langkah strategis kini sudah dipetakan dengan jelas. Fokus utama adalah mewujudkan Pertemuan Wali Santri Baru yang berkesan dan informatif. Seluruh pengurus bertekad bahwa ikhtiar mereka ini adalah wujud nyata pengabdian kepada pondok dan bagian dari amal jariyah yang akan terus mengalir. Semangat berkhidmah menjadi pendorong utama dalam setiap langkah yang mereka ambil.