PACITAN, Jawa Timur–Asosiasi Wali Santri At-Tremas (AWSAT) kembali menunjukkan kepeduliannya yang luar biasa kepada Pondok Tremas. Sebanyak 300 kursi pembelajaran berkualitas tinggi telah diserahkan secara resmi pada tanggal 24 Juli 2025. Bantuan ini adalah wujud nyata ikhtiar para wali santri untuk bersama-sama pondok meningkatkan pelayanan dan fasilitas belajar para santri. Penyerahan 300 kursi ini dilakukan bertahap dalam tiga kali pengiriman hingga 25 Juni 2025. Ini adalah amal jariyah yang patut dicontoh.
Menurut Ketua AWSAT, Dr. Mukodi, M.S.I., dukungan ini adalah bukti nyata perhatian para wali santri terhadap kenyamanan belajar anak-anak mereka. “Ini upaya konkret kami untuk membersamai pihak pondok dalam meningkatkan kualitas pelayanan,” ujarnya. Kursi-kursi ini dipesan langsung dari Jepara, pusat mebel berkualitas, perajin profesional, dan dibuat dari kayu jati TPK Perum Perhutani. Kualitasnya terjamin prima dan dibuat dengan standar tinggi. Harapannya, kursi-kursi ini bisa membuat santri lebih nyaman dalam menuntut ilmu.
Hingga saat ini, total dana yang sudah dikeluarkan AWSAT untuk pengadaan kursi mencapai Rp120 juta. Dana ini berasal dari infaq sukarela para wali santri, yang tahun ini dibebani infaq sebesar Rp100 ribu per wali. Ini menunjukkan semangat gotong royong dan kebersamaan yang luar biasa di antara para wali santri. Rapat pengurus AWSAT dan koordinator wilayah sudah sepakat menargetkan penyediaan 1.000 kursi untuk santri Pondok Tremas. Sebuah niat mulia yang semoga dimudahkan Allah SWT.
Angka 1.000 kursi ini mencerminkan keseriusan AWSAT dalam memberikan fasilitas terbaik bagi para santri. “Insya Allah, sesuai hasil rapat pengurus dan koordinator wilayah tanggal 19 Februari 2025, setidaknya ada 1.000 kursi yang akan disiapkan wali santri dengan target tiga tahun,” tambah Ketua AWSAT. Beliau optimis target ini bisa tercapai berkat dukungan penuh dan doa dari seluruh wali santri. Semoga setiap kursi menjadi amal jariyah para wali santri dan bermanfaat bagi para santri dalam mencari ilmu.
Dukungan AWSAT tidak hanya berhenti pada kursi. Belum lama ini, asosiasi juga menyumbangkan Rp50 juta untuk bantuan stimulan atap antar asrama, bantuan yang sangat penting demi kenyamanan santri. Beberapa bulan sebelumnya, 200 sak semen juga dibantukan untuk mendukung pembangunan asrama An-Nun. Ini menunjukkan komitmen pengurus AWSAT yang luas dalam mendukung berbagai aspek kemaslahatan pondok. Setiap bantuan adalah wujud khidmat tulus.
Lebih dari itu, AWSAT juga aktif dalam berbagai program sosial lainnya, seperti pemberian beasiswa bagi santri kurang mampu, pelatihan guru untuk meningkatkan kualitas pengajaran, dan berbagai kegiatan edukatif lainnya. Bantuan dan dukungan dari para wali santri ini adalah bentuk khidmat tulus demi kemajuan Pondok Tremas dan keberkahan ilmu para santri. Semoga Allah membalas setiap kebaikan dengan pahala yang berlipat ganda.